Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial, SMKN 3 Samarinda Sukses Gelar Pesantren Ramadan dan Aksi Bakti Sosial 1447 H

dsc00041

Mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang positif, SMK Negeri 3 Samarinda sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan selama empat hari, mulai tanggal 23 hingga 26 Februari 2026. Kegiatan ini mengusung tema inspiratif: “Mari Kita Tingkatkan Iman, Akhlak, dan Kebersamaan melalui Kegiatan Edukatif dan Spiritual Selama Ramadan.”

Kegiatan hari pertama dibuka langsung oleh Kepala SMKN 3 Samarinda, Ibu Elis Susiana, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa Ramadan adalah waktu terbaik untuk melakukan refleksi dan perbaikan karakter.

“Semangat Ramadan adalah momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta membangun karakter yang berakhlak mulia. Ibu berharap seluruh murid dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam pemahaman agama dan membiasakan ibadah dengan penuh kesadaran,” tutur Ibu Elis.

Beliau juga menitipkan pesan penting mengenai moderasi beragama, di mana para murid diharapkan mampu menumbuhkan sikap saling menghargai dan menghormati, baik antar sesama Muslim maupun dengan pemeluk agama lain di lingkungan sekolah. Harapannya, kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi mampu membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak karimah dalam kehidupan sehari-hari.

Aksi Nyata: Bakti Sosial dan Kepedulian Sesama

Puncak rangkaian kegiatan Ramadan ditutup secara khidmat pada tanggal 27 Februari 2026 melalui aksi Bakti Sosial (Baksos). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, penutupan kali ini difokuskan pada aksi nyata berbagi sembako kepada siswa-siswi yang kurang mampu di lingkungan SMKN 3 Samarinda.

Ibu Elis menjelaskan bahwa dari total 1.134 siswa, terdapat 76 murid yang mendapatkan bantuan paket sembako. Jumlah ini mewakili dua orang siswa dari masing-masing 38 rombongan belajar (rombel) yang masuk dalam kategori tidak mampu.

“Bantuan ini bersumber dari sumbangan sukarela seluruh warga sekolah, mulai dari murid kelas X, XI, XII, hingga Bapak/Ibu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK). Ini adalah bukti nyata kekompakan dan kepedulian keluarga besar SMKN 3,” tambahnya.

Tujuan utama dari pembagian sembako ini adalah sebagai bagian dari pembinaan karakter. Pihak sekolah ingin agar para murid tidak hanya menguasai materi keagamaan secara teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan rasa empati melalui aksi berbagi.

“Harapan kami supaya anak-anak ini nanti dapat terbentuk karakternya, yaitu bisa berbagi dengan sesama. Rasa empati siswa di sekolah kami ini lebih dikuatkan lagi, sehingga tidak hanya muncul pada saat bulan Ramadan saja, tetapi terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Ibu Elis.

Melalui kegiatan Pesantren Ramadan dan bakti sosial ini, SMKN 3 Samarinda berkomitmen untuk terus memupuk nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas sosial agar menjadi budaya positif yang melekat pada setiap lulusannya.

Categories: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *